contoh soal analisis investai uas
UJIAN AKHIR SEMESTER
2019/2020
MATA KULIAH : ANALISIS
INVESTASI
SEMESTER: IV
NAMA : ANTONIUS MAGUN
NIM : 18023000045
KELAS : 4F/S1 AKUNTANSI
Terlampir
adalah Laporan Kaungan Tahunan PT Kalbe Farma dan PT Kimia Farma. Tuan Argo
berniat melakukan investasi di perusahaan Farmasi. Menurut beliau, dengan
peristiwa pandemic Corona ini, kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap
pentingnya menjaga kesehatan meningkat sehingga prospek perusahaan Farmasi ke
depan juga makin baik.
Saudara
diminta membantu Tuan Argo melakukan analisis untuk memutuskan saham perusahaan
apakah yang sebaiknya dibeli. Analisis meliputi: analisis teknikal, fundamental
dan risiko.
JAWAB :
ANALISIS FUNDAMENTAL
1. Analisis
Fundamental pada PT. Kalbe Farma dan PT Kimia Farma
Analisis
ini Untuk membantu Tuan Argo dalam melakukan investasi di perushaan Farmasi di
tengah pandemic corona sekarang ini. Analisis fundamental ini sebagai dasar
pengambilan keputusan Tuan argo untuk melakukan investasi di PT Kalbe Farma atau PT.Kima Farma di tengah
peristiwa pandemic corona sekarang.
a. TEORI
Analisis fundamental adalah metode
analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan dilihat dari
rasio dan kejadian-kejadian yang langsung atau tidak langsung berpengaruh pada
kinerja perusahaan. Factor yang menentukan nilai saham dapat dilihat dari
factor eksternal dan factor internal perusahaan. Namun nilai
instrinsikperusahaan dinilai lebih kuantitatif dengan adanya laporan keuangan
dalam perusahaan. Maka nilai intrinsic perusahaan dinilai lebih memberikan
invormasi kepada investor untuk mengambil keputusan dalam memilih saham
merusahaan mana yang bagus dibeli untuk investasi jangka panjang. Dalam hal ini
berkaitan dengan analisis fundamental pada PT.Kalbe farma dan PT.Kimia Farma
untuk membantu Tuan Argo dalam berinvestasi di saham Farmasi.
Tuan
Argo melakukan investasi di saham
Farmasi karena menangkap peluang dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan
pentingnya kesehatan di tengah peristiwa pandemic corona sekarang. Hal ini
menjadi ukuran dalam berkembangnya industri farmasi.
b. ANNALISIS
FUNDAMENTAL
ANALISIS MAKRO EKONOMI
a) GDP
(Gross Domestik Bruto)
Proyeksi masa depan
pertumbuhan ekonomi di Indonesia
Proyeksi masa depan
untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif namun telah direvisi ke bawah
oleh semua organisasi-organisasi internasional dan juga Pemerintah Indonesia
karena ketidakjelasan global yang berkelanjutan, ditambah dengan munculnya
peristiwa pandemic corona yang sekarang. Perisrtiwa ini akan membuat para
investor untuk berinvestasi di di bidang farmasi. Sehingga para investor
membaca peluang untuk berinvestasi disituasi sekarang dan dimasa yang akan
datang.
b) Inflasi
Secara historis dan
votalitas inflasi di Indonesia lebih tinngi dibandingkan dengan Negara lain.
Hal ini harus di perhatikan oleh para investor sebelum melakukan investsi,
khususnya dibidang farmasi. Karena perusahaan yang bergerak di bidang farmasi
sekarang lagi belomba-lomba untuk menemukan vaksin yang dapat mengatasi virus
corona.
c) Analisis
Sektoral
Kategori :
Sektoral industri Farmasi
Alas an : Sektor industri farmasi secara
umum telah berada pada tahapan kedewasaan, dimana produk sudah dikenal oleh
masyrakat apalagi sekarang dalam keadaan atau pristiwa pandemic corona sehingga
kesadaran masyarakt akan kesehatan menjadi lebih besar atau lebih diutamakan.
Hal ini menyebabkan para investor melihat peluang untuk melakukan investasi.
ANALISIS MIKRO
PERUSAHAAN
Dalam
hal ini saya akan melakukan analisis mikro perusahaan terkait perusahaan yang
bergerak dibidang farmasi khususnya pada PT. Kalbe Farma dan PT. Kimia Farma.
Kedua
perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang farmasi terkait
kesehatan .
Analisis kinerja
perusahaan dibidang farmasi antara PT. Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma melalui laporan keuangan
perusahaan untuk menentukan Tuan Argo berinvestasi di bidang farmasi.
Kinerja keuangan
perusahaan dituangkan dalam bentuk laporan keuanga dan diukur dengan alat ukur
dalam bentuk resiko yang diantarannya berupa rasio profitabilitas dan rasio
solvabilitas
ANALISIS FUNDAMENTAL
KUANTITATIF
1) Profitabilitas
Adalah kemampuan
perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasionalnya merupakan
focus utama dalam penilaian prestasi perusaan, karena laba perusaan selain
merupakan indicator kemampuan perusahaan memenuhi kewajiaban bagi para
penyandang dananya juga merupakan elemen dalam penciptaan nilai perusahaan yang
menunjukan prospek perusahaan di masa yang akan dating.
Perhitungan
profitabilitas pada kinerja perusahaan di bidang farmasi yaitu PT. Kalbe Farma
dan PT. Kimia Farma.
·
Gross margin ratio
Rasio ini menunjukan
nilai relative antara nilai laba kotor terhadap penjualan
Rmus :
PT. Kalbe Farma
= 0,466531171
=
0,4665 atau 46,65%
PT. Kimia Farma
(Tahun 2019)
= 0,372668896
= 0,3726 atau
37,26%
Dari
analisis gross margin rasio diketahui bahwa semakin besar nilai rasionya, maka semakin besar
laba kotor yang dieroleh
Perusahaan.
Artinya profitabilitas perusahaan semakin tinggi, perusahaan memiliki tingkat
keuntungan dalam laba kotor yang tinggi.
Berdasarkan
analiss diatas maka perusahaan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba
kotor yang lebih tinggi adalah PT. Kalbe Farma sebesar 0,4665 atau 46.65% laba kotor yang dipeoleh
perusahaan dari total penjualan. Sedangakan PT.Kimia Farma memiliki tingkat
keuntungan dalam laba koto sebesar 0,3726 atau 37,26% laba kotor yang diperoleh
perusahaan dari total penjualan.
·
Net Profit Margin Ratio
Rasio ini menunjukan
nilai relative antara nilai keuntungan setelah bunga dan pajak dengan total
penjualan
Rumus :
PT. Kalbe Farma
= 0,112237144
= 0,1
PT. Kimia Farma
=
0,00169
Dari
hasil analisa tersebut diketahui bawhwa Net Profit Margin Ratio menunjukan
bahwa perusahaan mendapatkan laba bersih yang diperoleh dari seluruh
penjualannya. Semakin besar nilai rasionya, maka semakin besar
profitabilitasnya yang dimiliki oleh perusahaan. Artinya semakin besar laba
bersih yang diperoleh perusahaan.
Berdasarkan
analisa diatas maka penjualan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba
bersih yang lebih tinggi adalah PT.Kalbe Farma sebesar 0,1 yang diperoleh
perusahaan dari seluruh penjualan. Sedangkan PT. Kimia Farma memiliki tingkat
keuntungan laba bersih sebesar 0,00169 yang diperoleh perusahaan dari seluruh penjualan.
Jadi
kesimpulan dari analisis Fundamental profitabilitas diatas, kita dapat melihat
bahwa kinerja PT.Kalbe Farma untuntuk
menhasilakan laba lebih baik disbanding PT.Kimia Farma.
Maka
sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Farma
2) Solvabilitas
Rasio solvabilitas
yaitu rasio yang dipakai untuk mengetahui sebesar apakah aktiva perusahaan
dibiayai dari hutang
Strukrur Merupakan
perbandingan atau proporsi dari total hutang dengan modal sendiri dalam
perusahaan. Keputusan strukrur modal berkaitan dengan pemilihan sumber dana
baik yang berasal dari dalam maupun dari luar, sangat mempengaruhi nilai
perusahaan. Sumber dana perusahaan dari internal berasal dari laba ditahan. Dana
yang diperoleh dari sumber eksternal adalah dana yang berasal dari para
kredditur dan pemilik perusahaan. Pemenuhan kebutuhan dana yang berasal dari
kreditur merupakan utang bagi perusahaan.
Dalam
analisis fundamental memperkirakan harga saham dengan mengestimasi faktor-faktor
fundamental yang memperkirakan pempengaruhi harga saham dimasa yang akan datang
dengan mengunakan data keuangan perusahaan.
Dalam
analisis laporan keuangan antara PT. Kalbe Farma dan
PT. Kimia Farma saya
menjelaskan dengan mengunakan beberapa factor fundamental yang mempengaruhi
harga saham :
·
Dividen Per Share ( DPS)
DPS merupakan rasio
yang mengukur seberapa dividen yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah saham
yang beredar pada tahun tertentu. Rasio ini memberikan gambaran mengenai
seberapa besar laba yang dibagikan dalam bentuk dividen kepada penmegang saham
untuk tiap lembar saham. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah saham yang
beredar. DPS dapat dirumuskan sebagai berikut :
PT. Kalbe Farma
Hasil dari DPS ini
sudah ada dalam laporan keuangan perusahaan sehingga tidak melakukan
perhitungan lagi
DPS tahun 2018 =
Rp 52,42
DPS tahun 2019 =
Rp 53,48
PT.Kimia Farma
Hasil dari DPS ini
sudah ada dalam laporan keuangan perusahaan sehingga tidak melakukan
perhitungan lagi
DPS tahun 2018 =
Rp 88,52
DPS tahun 2019 =
(Rp 2,29)
Informasi DPS suatu
perusahaan menunjukan besarnya laba bersih perusahaan yang siap dibagikan
kepada semua pemegang saham perusahaan. Makin besar EPS maka semakin bagus
untuk investor, sehingga banyak investor yang tertarik.
Bedasarkan hasil perhitungan diatas maka
analisisEPS untuk PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma sebagai berikut :
Ø PT.Kalbe
Farma memiliki DPS dua tahun berturut-turut dari 2018 dan 2019 yakni Rp 52,42
dan 53,48. Hal ini menunjukan kinerja PT.Kalbe Farma semakin bagus dari tahun
2018 ke 2019meningkat.
Ø PT.Kimia
Farma memiliki DPS dua tahun berturut-turut dari 2018 dan 2019 yakni Rp 88,52
dan (Rp 2,29). Hal ini menunjukan kinerja PT.Kimia Farma nmenurun drarstis dari
tahun 2018 ke 2019.
Dari laporan posisi
keuangan PT Kalbe Farma mengalami kenaikan pertumbuhan DPS, sedangkan PT.Kimia
farma mengalami penurunan DPS
·
Dept To Aset Ratio (DAR)
Adalah
rasio solvabilitas yang digunakan untuk memperlihatkan atau mengukur
perbandingan antara jumlah hutang dan jumlah aktiva. Artinya, seberapa besar
aktiva perusahaan yang dibiayai oleh hutang dan seberapa besar hutang perusaan
yang mempunyai pengaruh terhadap pengelolahan dari aktiva perusahaan.
Jika rasionya menunjukan nilai yang
tinggi, artinya pendanaan dengan hutang semakin banyak maka akan semakin sulit
perusahaan mendapatkan tambahan pinjaman.
Rumus
menghitung debt to assets ratio (DAR) :
PT.Kalbe Farma
=
0.1571696
=
0,157
=
0,175
PT.Kimia Farma
=
0,6340166
= 0,63
= 0,596089
=
0,59
Dari
hasil perhitungan diatas maka analisis DAR untu kedua perusahaan tersebut
adalah :
Ø PT.Kalbe
Farma memiliki DAR berturut-turut tahun 2018 dan 2019 adalah 0,157 dan 0,175.
Keadaan ini cukup stagnan, karena peningkatan tidak terlalu signifkan. Jadi kondisi
perusahaan cukup aman.
Ø PT.
Kimia Farma memilik DAR berturut-turut tahun 2018 dan 2019 sebesar 0,63 dan
0,59. Keadaan ini dikatakan aman karena tidak ada perubahan kenaikan atau
penurunan yang tajam,namu tidak pula dikatakan baik karena nilai DAR masih
berkisar diatas 0,50
Dari anlisis diatas
maka nilai DAR yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma karena perubahan Rasio
DAR walaupu meningkat namun nilai DAR jauh dibawah 0,5 sehingga bisa dikatakan
PT.Kalbe Farma memiliki asset yang dibiayai oleh hutang pada posisi yang paling
aman dibandin PT.Kimia Farma yang nilai DAR nya diatas 0,5 walaupun menurun
tetapi masih diatas 0,5
·
Debt to Equity Ratio ( DER )
Semakin besar DER
menunjukan bahwa srtuktur modal lebih banyak memanfaatkan hutang dibandingkan
modal sendiri. DER merupakan perbandingan antara total hutang (hutang lancer
dan hutang jangka panjang) dan modal yang menunjukan kemampuan perusahaan untuk
memenuhi kewajibannya dengan mengunakan modal yang ada. Rasio hutang modal
dihitung dengan formula :
PT. Kalbe Farma
=
0,186466165
=
0,1
= 0,213037232
= 0,2
PT. Kimia Farma
=
1,732365
= 1,7
=
1,47579
=
1,4
Semakin kecil DER maka perusahaan tersebut semakin
bagus karena semakin kecil jumlah modal yang dibiayai dari hutang :
Ø PT.
Kalbe Farma pada pada tahun 2018 nilai DER 0,1 dan tahun 2019 sebesar 0,2.
Angka ini berturut naik dari tahun 2018 kemudian naik 0,1. Hal ini menunjukan
bahwa modal yang dibiayai dengan hutang semakin bertambah.
Ø PT.
Kimia Farma pada tahun 2018 nilai DER 1,7 dan tahun 2019 sebesar 0,4. Angka ini berturut turun dari
tahun 2018 kemudian turun 0,3. Hal ini menunjukan bahwa modal yang dibiayai
degan hutang semakin berkurang.
Berdasarkan analisis
diatas maka posisi nilai DER yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma karena
nilai DER lebih kecil disbanding nilai DER PT.Kimia Farma.
·
Return Of Assets (ROA)
ROA adalah rasio yang
digunakan untuk mengukur efektivitas keseluruhan dalam menghasilkan laba
melalui aktiva yang tersedia, untuk menghasilkan laba dalam modal yang
diinvestasikannya. Dengan rumus sebgai berikut :
PT. Kalbe Farma
=
0,137618
=
0,1376 atau 13,76%
=
0.125222
=
0,1252 atau 12,52%
PT.Kimia
Farma
= 0,04723
= 0,0472 atau 4,72%
=
0,8658
=
0,8658 atau 86,58%
ROA
adalah rasio membagi antara laba bersih stelaj pajak dengan rata-rata asset
pada awal periode dan akhir periode. Rasio ini untuk melihat kemampuan
perusahaan untuk mengeloalah setiap nilai asset yang meraka miliki untuk
mengahsilakan laba bersih stelah pajak. Standar ROA minimal 20%. Semakin tinggi
rasio maka semakin baik kinerja perusahaan.
Berdasarka
analisis diatas maka nilai ROA untuk PT.Kalbe Farma dan PT..Kimia Farma untuk
mengetahui kinerjanya adalah ;
Ø PT.Kalbe Farma memiliki ROA sebesar 13,76%
pada tahun 2018 dan 12,52% pada tahun 2019. Hal ini mengambarkan keadaan
PT.Klabe Farma dalam kodisi yang menurun dengan pengembalian dari asetnya.
Ø PT.Kimia
Farma memiliki ROA 4,72% ditahun 2018 dan 86,58% dtahun 2019 . hal ini
menunjukan kodisi PT.Kimia Farma dalam kondisi meningkat darastis ditahun 2019
dengan pengembalian asetnya.
Dilihat
dari ROA maka PT.Kimia Farma menempati posis paling unggul disbanding PT.Kalbe
Farma.
·
Retur on Equity (ROE)
ROE adalah rasio
profitabilitas yang membandingkan antara laba bersih dengan asset bersihnya.
Rasio ini mengukur berapa banyak keuntungan yang dihasilkn oleh perusahaan
dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. Semakin tnggi rasio
semakin baik kinerja keuangan, karena kemampuan modal untuk menghasilkan laba
semakin besar. ROE dihitung mengunakan rumus sebagai berikut :
PT.Kalbe Farma
(
=
0,137618
=
0,1376 atau 13,76%
(
=
0,12522
=
0,1252 atau 12.52%
PT.Kimia
Farma
(
=
0,12899
=
0,1289 arau 12,89%
(
= 0,002143
=
0,002 atau 0,02%
Berdasarkan
perhitungan diatas maka analisis ROE adaah sebagai berikut :
Ø PT.Kalbe
Farma memiliki ROE sebesar 13,76 % pada tahun 2018 dan 12,52% ditahun 2019. REO
dari tahun 2018 ke tahun 2019 mengalami penurauan . hal
ini mengindikasikan bahwa kinerja PT .Kalbe Farma sedang megalami
penurunan karena kemampuan modalnya
untuk menghasilkan laba semakin mengalami penurunan, amun tidak telalu
signifikan.
Ø PT.Kimia
Farma memiliki ROE sebesar 12,89% pada tahun 208 dan 0,02% ditahun 2019.ROE
dari tahun 2018 ke 2019 m3ngalami penurunan yang darastis. Hal ini
mengindikasikan bahwa PT.Kimia farma sedang mengalami penurunan karena
kemampuan modalnya untuk menghasilkan laba mengalami penurunan.
Dari
analisis ROE, PT.Kalbe Farma memeliki ROE yang
paling besar dari pada PT.Kimia Farma, meskipun ditahun 2019 mengalami
penuruan namun tidak terlalu signifikan.
Jadi
kesimpulan dari analisis fundamental sovabilitas mengunakan lima (5) rasio diatas maka sebaiknya Tuan Argo menanamkan investasi
modalnya disektor farmasi pada PT.Kalbe Farma.
ANALISIS TEKNIKAL
ANALISIS TEKNIKAL PADA
PT.KALBE FARMA DAN PT.KIMIA FARMA
Analisis
teknikal adalah uapaya untuk memperkirakan
harga saham dengan mengamati perubahan harganya di waktu yang waktu yang
lalu, volume perdagangan, dan indeks saham gabungan. Analisis teknikal adalah
studi harga dengan mengunakan grafik sebagai alamat utama.
Analisis
teknikal saham lebih banyak mengunakan data-data pasar. Oleh karena itu, para
analisis teknikal lebih suka memperlihatkan pergerakan harga saham di busa
dibandingkan mengamati laporan keuangan.
Untuk
memberikan gambaran analisisis teknikal pada PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma
saya mengunaka metode Moving Average dalam periode 2018 dan 2019. Rumus yang
digunakan untuk analisis teknikal metode Moving average adalah :
SMA
PT.Kalbe
Farma
SMA
= Rp 52,95
PT.
Kimia Farma
SMA
= Rp 45,405
Dari
analisis teknikal tersebut makan dapat simpulkan bahwa kinerja perusahaan yang
paling baik adalah PT.Kalbe Farma dibanding PT.Kimia Farma.
Jadi
dapat disimpulkan bahwa, sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Kimia.
Apa
bila harga saham sekarang berada diatas garis moving average berti tren bullish (cenderung naik). Apabila harga
saham dibawa garis moving average maka tren bullish ( harga cenderung turun).
Pada
analisis teknikal motode moving average saya tidak mengunakan grafik harga dan garis moving average.
ANALISIS
RESIKO
ANALISIS
RESIKO PADA PT.KALBE FARMA DAN PT.KIMIA FARMA
Dalam
analisis resiko saia mengunakan dua factor yang menentukan kinerja atau
kemampuan pada PT.KALBE FARMA DAN
PT.KIMIA FARMA. Fator tersebut diantaranya adalah :
1. RASIO
LIKUIDITAS
Adalah
rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban
financial jangka pendek yang berupa hutang jangka pendek.
a. Carrent
Ratio ( rasio lancer)
Merupakan rasio yang
digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiaban jangaka
pendek dengan mengunakan aktiva yang lebih likuid.
Nilai proporsi (1) kali
dari rasio adalah yang terbaik. Dibawah 1 maka dianggap kuang aman daj jika
diatas 3 kali maka itu juga kurang bagus karena mengindikasikan banyak pos-pos
asset lancer yang berlebih.
Perhitungan mengunakan rumus sebagai
berikut.
Carrent
Ratio
PT.
Kalbe Farma
(Tahun 2018) Carrent Ratio
=
4,657702
=
4,6 kali
Tahun 2019) Carrent
Ratio
=
4,3546826
=
4,3 kali
PT.Kimia Farma
(Tahun 2018) Carrent Ratio
=
1,34391
=
1,3 kali
(Tahun
2019) Carrent Ratio
=
0,99359
=
0,9 kali
Dari
hasil perhitungan diatas maka dapat dianalisis tingkat resiko adalah
Ø PT.Kalbe
Farma memiliki nilai carrent ratio 4,6 kali pada tahun 218 dan 4,3 kali pada
tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan PT.Klabe Farma dalam
melunasi kewajiban jangka pendek cukup baik. Namun terdapat banyak pos-pos
asset lancer yang lebih.
Ø PT.Kimia
Farma memiliki nilai carrent ratio 1,3 kali pada tahun 2018 dan 0,9 kali pada
tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan PT.Kimia Farma dalam
melunasi kewajiban jangka pendek kurang aman, karena nilai carrent rasio pada
tahun 2019 mengalami penurunan dibawah 1 kali.
Jadi carrent rasio yang
lebih aman adalah PT.Kalbe Farma, disbanding PT.Kimia Farma.
b. Rasio
kas
Untuk mengukur tingkat
ketersediaan kas dan setara kas dibandingkan utang lancer. Maksudnya bahwa
untuk mengetahui sebesar apa jumlah kas yang dimiliki dan mampu membayar emiten
jika suatu waktu jatuh tempo utang jangka pendek. Jika nilai rasio kas dibawah
dari 1 kali maka bisa saja liquidity perusahaan tersebut. Jika nilai rasio
lebih dari 5 kali maka efeknya bisa negative karena investor bisa menilai kalau
perusahaan tersebutterlalu banyak menyimpan dana yang rak terpakai.
Rumus perhitungannya:
Rasio Kas
PT.
Kalbe Farma
(Tahun 2018) Rasio Kas
=
1,39025
=
1,39 kali
(Tahun
2019) Rasio
Kas
=
1,179805
=
1,17 kali
PT.Kimia
Farma
(Tahun
2018) Rasio
Kas
=
0,43588
=
0,43 kali
(Tahun 2019) Rasio Kas
=
0,184015
=
0,18 kali
Dari perhitungan diatas sehingga
dapat dianalisis tingkat resiko adalah
Ø PT.Kalbe
Farma meiliki nilai rasio kas sebesar 1,39 kali ditahun 2018 dan 1,17 kali
diatahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang jangka pendek sangat aman.
Karena nilai rasio kas berada pada 1 kali.
Ø PT.Kimia
Farma memiliki nilai rasio kas sebesar 0,43kali pada tahun 2018 dan 0,18 kali
pada tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan perusahaan untuk melunasi
hutang jangka pendek kurang aman. Karena nilai rasi kas kurang dari 1 kali.
Dari hasil analisis
diatas maka nilai rasio kas yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma. Karena
nilai rasio kas proporsionalnya 1 kali disbanding PT.Kimia Farma.
c. Rasio
Cepat
Rasio ini menunjukan
kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban atau utang lancer tanpa
melibatkan nilai persediaan.
Rumus dalam
perhitungannya :
Quick Ratio
PT.Kalbe Farma
(Tahun 2019) Quick Ratio
=
2,904
=
2,9 kali
PT. Kimia Farma
(Tahun 2019) Quick Ratio
= 0,6081
= 0,6 kali
Berdasarkan perhitungan diatas maka nilai
quick rasio yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma disbanding PT.Kimia Farma.
Jadi
kesimpulannya Rasio Likuiditas yang palinhg aman adalah PT.Kalbe Farma
dibandingkan PT.Kimia Farma.
2. RASIO
PROFITABILITAS
Adalah
kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasionalnya
merupakan focus utama dalam penilaian prestasi perusaan, karena laba perusaan
selain merupakan indicator kemampuan perusahaan memenuhi kewajiaban bagi para
penyandang dananya juga merupakan elemen dalam penciptaan nilai perusahaan yang
menunjukan prospek perusahaan di masa yang akan dating.
Perhitungan
profitabilitas pada kinerja perusahaan di bidang farmasi yaitu PT. Kalbe Farma
dan PT. Kimia Farma.
·
Gross margin ratio
Rasio
ini menunjukan nilai relative antara nilai laba kotor terhadap penjualan
Rmus
:
PT.
Kalbe Farma
=
0,466531171
=
0,4665 atau 46,65%
PT. Kimia Farma
(Tahun 2019)
=
0,372668896
= 0,3726 atau
37,26%
Berdasarkan
analiss diatas maka perusahaan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba
kotor yang lebih tinggi adalah PT. Kalbe Farma sebesar 0,4665 atau 46.65% laba kotor yang dipeoleh
perusahaan dari total penjualan. Sedangakan PT.Kimia Farma memiliki tingkat
keuntungan dalam laba koto sebesar 0,3726 atau 37,26% laba kotor yang diperoleh
perusahaan dari total penjualan.
·
Net Profit Margin Ratio
Rasio
ini menunjukan nilai relative antara nilai keuntungan setelah bunga dan pajak
dengan total penjualan
Rumus
:
PT. Kalbe Farma
= 0,112237144
= 0,1
PT. Kimia Farma
=
0,00169
Dari
hasil analisa tersebut diketahui bawhwa Net Profit Margin Ratio menunjukan
bahwa perusahaan mendapatkan laba bersih yang diperoleh dari seluruh
penjualannya. Semakin besar nilai rasionya, maka semakin besar
profitabilitasnya yang dimiliki oleh perusahaan. Artinya semakin besar laba
bersih yang diperoleh perusahaan.
Berdasarkan
analisa diatas maka penjualan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba
bersih yang lebih tinggi adalah PT.Kalbe Farma sebesar 0,1 yang diperoleh
perusahaan dari seluruh penjualan. Sedangkan PT. Kimia Farma memiliki tingkat
keuntungan laba bersih sebesar 0,00169 yang diperoleh perusahaan dari seluruh
penjualan.
Jadi
kesimpulan dari analisis profitabilitas diatas, kita dapat melihat bahwa
kinerja PT.Kalbe Farma untuntuk
menhasilakan laba lebih baik disbanding PT.Kimia Farma.
Maka
sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Farma
Jadi
dapat disimpulkan berdasarkan analisis resiko maka kinerja perusahaan yang
paling aman adalah PT.Kalbe Farma dibanding PT.Kimia Farma
KESIMPULAN
DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK BERINVESTASI
Jadi
berdasarkan analisis Fundamental, Teknikal dan Resiko maka kinerja perusahaan
yang paling baik antara PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma adalah PT.Kalbe
Farma. Sehingga analisis ini untuk membantu Tuan Argo Memilih PT.kalbe Farma
untuk berinvestasi. Karena dilihat dari data laporan keuangan kedua perusahaan
tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kinerja PT.kalbe Farma lebih stabil.
Diabandingkan dengan PT.Kimia Farma.
Catatan:
Jawaban
diketik, font: Times New Roman 12, spasi 1,5;
jumlah halaman maksimal 10 halaman.
Jawaban harap diunggah di Google Classroom dan Siakad paling lambat hari
Minggu, 12 Juli 2020 jam 19.00. Selamat
bekerja.
======
Salam Sehat =====
Komentar
Posting Komentar