contoh soal analisis investai uas

 

UJIAN AKHIR SEMESTER 2019/2020

MATA KULIAH : ANALISIS INVESTASI

SEMESTER: IV

 

NAMA            : ANTONIUS MAGUN

NIM                : 18023000045

KELAS           : 4F/S1 AKUNTANSI

Terlampir adalah Laporan Kaungan Tahunan PT Kalbe Farma dan PT Kimia Farma. Tuan Argo berniat melakukan investasi di perusahaan Farmasi. Menurut beliau, dengan peristiwa pandemic Corona ini, kesadaran masyarakat dan pemerintah terhadap pentingnya menjaga kesehatan meningkat sehingga prospek perusahaan Farmasi ke depan juga makin baik.

Saudara diminta membantu Tuan Argo melakukan analisis untuk memutuskan saham perusahaan apakah yang sebaiknya dibeli. Analisis meliputi: analisis teknikal, fundamental dan risiko.

JAWAB :

ANALISIS FUNDAMENTAL

1.      Analisis Fundamental pada PT. Kalbe Farma dan PT Kimia Farma

Analisis ini Untuk membantu Tuan Argo dalam melakukan investasi di perushaan Farmasi di tengah pandemic corona sekarang ini. Analisis fundamental ini sebagai dasar pengambilan keputusan Tuan argo untuk melakukan investasi di  PT Kalbe Farma atau PT.Kima Farma di tengah peristiwa pandemic corona sekarang.

a.       TEORI

Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan dilihat dari rasio dan kejadian-kejadian yang langsung atau tidak langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan. Factor yang menentukan nilai saham dapat dilihat dari factor eksternal dan factor internal perusahaan. Namun nilai instrinsikperusahaan dinilai lebih kuantitatif dengan adanya laporan keuangan dalam perusahaan. Maka nilai intrinsic perusahaan dinilai lebih memberikan invormasi kepada investor untuk mengambil keputusan dalam memilih saham merusahaan mana yang bagus dibeli untuk investasi jangka panjang. Dalam hal ini berkaitan dengan analisis fundamental pada PT.Kalbe farma dan PT.Kimia Farma untuk membantu Tuan Argo dalam berinvestasi di saham Farmasi.

Tuan Argo melakukan  investasi di saham Farmasi karena menangkap peluang dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan di tengah peristiwa pandemic corona sekarang. Hal ini menjadi ukuran dalam berkembangnya industri farmasi.

b.      ANNALISIS FUNDAMENTAL

ANALISIS MAKRO EKONOMI

a)      GDP (Gross Domestik Bruto)

Proyeksi masa depan pertumbuhan ekonomi di Indonesia

Proyeksi masa depan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif namun telah direvisi ke bawah oleh semua organisasi-organisasi internasional dan juga Pemerintah Indonesia karena ketidakjelasan global yang berkelanjutan, ditambah dengan munculnya peristiwa pandemic corona yang sekarang. Perisrtiwa ini akan membuat para investor untuk berinvestasi di di bidang farmasi. Sehingga para investor membaca peluang untuk berinvestasi disituasi sekarang dan dimasa yang akan datang.

b)      Inflasi

Secara historis dan votalitas inflasi di Indonesia lebih tinngi dibandingkan dengan Negara lain. Hal ini harus di perhatikan oleh para investor sebelum melakukan investsi, khususnya dibidang farmasi. Karena perusahaan yang bergerak di bidang farmasi sekarang lagi belomba-lomba untuk menemukan vaksin yang dapat mengatasi virus corona.

c)      Analisis Sektoral

Kategori          :  Sektoral industri Farmasi

Alas an            : Sektor industri farmasi secara umum telah berada pada tahapan kedewasaan, dimana produk sudah dikenal oleh masyrakat apalagi sekarang dalam keadaan atau pristiwa pandemic corona sehingga kesadaran masyarakt akan kesehatan menjadi lebih besar atau lebih diutamakan. Hal ini menyebabkan para investor melihat peluang untuk melakukan investasi.

                        ANALISIS MIKRO PERUSAHAAN

Dalam hal ini saya akan melakukan analisis mikro perusahaan terkait perusahaan yang bergerak dibidang farmasi khususnya pada PT. Kalbe Farma dan PT. Kimia Farma.

Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang farmasi terkait kesehatan .

Analisis kinerja perusahaan dibidang farmasi antara PT. Kalbe Farma  dan PT.Kimia Farma melalui laporan keuangan perusahaan untuk menentukan Tuan Argo berinvestasi di bidang farmasi.

Kinerja keuangan perusahaan dituangkan dalam bentuk laporan keuanga dan diukur dengan alat ukur dalam bentuk resiko yang diantarannya berupa rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas

ANALISIS FUNDAMENTAL KUANTITATIF

1)      Profitabilitas

Adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasionalnya merupakan focus utama dalam penilaian prestasi perusaan, karena laba perusaan selain merupakan indicator kemampuan perusahaan memenuhi kewajiaban bagi para penyandang dananya juga merupakan elemen dalam penciptaan nilai perusahaan yang menunjukan prospek perusahaan di masa yang akan dating.

Perhitungan profitabilitas pada kinerja perusahaan di bidang farmasi yaitu PT. Kalbe Farma dan PT. Kimia Farma.

·         Gross margin ratio

Rasio ini menunjukan nilai relative antara nilai laba kotor terhadap penjualan

Rmus : 

 

PT. Kalbe Farma

                  

=  0,466531171

                                                                                    = 0,4665 atau  46,65%

                                                PT. Kimia Farma        

(Tahun 2019)

                                                                                      =  0,372668896

                                                                                      = 0,3726 atau  37,26%

                                                Dari analisis gross margin rasio diketahui bahwa semakin besar                                            nilai rasionya, maka semakin besar laba kotor yang dieroleh

Perusahaan. Artinya profitabilitas perusahaan semakin tinggi, perusahaan memiliki tingkat keuntungan dalam laba kotor yang tinggi.

Berdasarkan analiss diatas maka perusahaan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba kotor yang lebih tinggi adalah PT. Kalbe Farma sebesar  0,4665 atau 46.65% laba kotor yang dipeoleh perusahaan dari total penjualan. Sedangakan PT.Kimia Farma memiliki tingkat keuntungan dalam laba koto sebesar 0,3726 atau 37,26% laba kotor yang diperoleh perusahaan dari total penjualan.

·         Net Profit Margin Ratio

Rasio ini menunjukan nilai relative antara nilai keuntungan setelah bunga dan pajak dengan total penjualan

Rumus :

                                                PT. Kalbe Farma

                                                                                  = 0,112237144

                                                                                  = 0,1

                                                PT. Kimia Farma

                                                                                  =  0,00169

Dari hasil analisa tersebut diketahui bawhwa Net Profit Margin Ratio menunjukan bahwa perusahaan mendapatkan laba bersih yang diperoleh dari seluruh penjualannya. Semakin besar nilai rasionya, maka semakin besar profitabilitasnya yang dimiliki oleh perusahaan. Artinya semakin besar laba bersih yang diperoleh perusahaan.

Berdasarkan analisa diatas maka penjualan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba bersih yang lebih tinggi adalah PT.Kalbe Farma sebesar 0,1 yang diperoleh perusahaan dari seluruh penjualan. Sedangkan PT. Kimia Farma memiliki tingkat keuntungan laba bersih sebesar 0,00169 yang diperoleh perusahaan dari seluruh penjualan.

Jadi kesimpulan dari analisis Fundamental profitabilitas diatas, kita dapat melihat bahwa kinerja  PT.Kalbe Farma untuntuk menhasilakan laba lebih baik disbanding PT.Kimia Farma.

Maka sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Farma

 

2)      Solvabilitas

Rasio solvabilitas yaitu rasio yang dipakai untuk mengetahui sebesar apakah aktiva perusahaan dibiayai dari hutang

Strukrur Merupakan perbandingan atau proporsi dari total hutang dengan modal sendiri dalam perusahaan. Keputusan strukrur modal berkaitan dengan pemilihan sumber dana baik yang berasal dari dalam maupun dari luar, sangat mempengaruhi nilai perusahaan. Sumber dana perusahaan dari internal berasal dari laba ditahan. Dana yang diperoleh dari sumber eksternal adalah dana yang berasal dari para kredditur dan pemilik perusahaan. Pemenuhan kebutuhan dana yang berasal dari kreditur merupakan utang bagi perusahaan.

Dalam analisis fundamental memperkirakan harga saham dengan mengestimasi faktor-faktor fundamental yang memperkirakan pempengaruhi harga saham dimasa yang akan datang dengan mengunakan data keuangan perusahaan.

Dalam analisis laporan keuangan antara PT. Kalbe Farma dan

PT. Kimia Farma saya menjelaskan dengan mengunakan beberapa factor fundamental yang mempengaruhi harga saham :

 

·         Dividen Per Share ( DPS)

DPS merupakan rasio yang mengukur seberapa dividen yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar pada tahun tertentu. Rasio ini memberikan gambaran mengenai seberapa besar laba yang dibagikan dalam bentuk dividen kepada penmegang saham untuk tiap lembar saham. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah saham yang beredar. DPS dapat dirumuskan sebagai berikut :

 

 

 

 

 

            PT. Kalbe Farma

Hasil dari DPS ini sudah ada dalam laporan keuangan perusahaan sehingga tidak melakukan perhitungan lagi

            DPS tahun 2018          = Rp 52,42

            DPS tahun 2019          = Rp 53,48

           

            PT.Kimia Farma

Hasil dari DPS ini sudah ada dalam laporan keuangan perusahaan sehingga tidak melakukan perhitungan lagi

            DPS tahun 2018          = Rp 88,52

            DPS tahun 2019          = (Rp 2,29)

 

Informasi DPS suatu perusahaan menunjukan besarnya laba bersih perusahaan yang siap dibagikan kepada semua pemegang saham perusahaan. Makin besar EPS maka semakin bagus untuk investor, sehingga banyak investor yang tertarik.

 Bedasarkan hasil perhitungan diatas maka analisisEPS untuk PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma sebagai berikut :

Ø  PT.Kalbe Farma memiliki DPS dua tahun berturut-turut dari 2018 dan 2019 yakni Rp 52,42 dan 53,48. Hal ini menunjukan kinerja PT.Kalbe Farma semakin bagus dari tahun 2018 ke 2019meningkat.

Ø  PT.Kimia Farma memiliki DPS dua tahun berturut-turut dari 2018 dan 2019 yakni Rp 88,52 dan (Rp 2,29). Hal ini menunjukan kinerja PT.Kimia Farma nmenurun drarstis dari tahun 2018 ke 2019.

Dari laporan posisi keuangan PT Kalbe Farma mengalami kenaikan pertumbuhan DPS, sedangkan PT.Kimia farma mengalami penurunan DPS

 

·         Dept To Aset Ratio (DAR)

 

Adalah rasio solvabilitas yang digunakan untuk memperlihatkan atau mengukur perbandingan antara jumlah hutang dan jumlah aktiva. Artinya, seberapa besar aktiva perusahaan yang dibiayai oleh hutang dan seberapa besar hutang perusaan yang mempunyai pengaruh terhadap pengelolahan dari aktiva perusahaan.

            Jika rasionya menunjukan nilai yang tinggi, artinya pendanaan dengan hutang semakin banyak maka akan semakin sulit perusahaan mendapatkan tambahan pinjaman.

Rumus menghitung debt to assets ratio (DAR) :

 

 

PT.Kalbe Farma

                                                                                                = 0.1571696

                                                                                                = 0,157

                                   

                                                                                                = 0,175

 

                                    PT.Kimia Farma

                              

                                                            = 0,6340166

                                                            = 0,63

                                                            = 0,596089

                                                            = 0,59

Dari hasil perhitungan diatas maka analisis DAR untu kedua perusahaan tersebut adalah :

Ø  PT.Kalbe Farma memiliki DAR berturut-turut tahun 2018 dan 2019 adalah 0,157 dan 0,175. Keadaan ini cukup stagnan, karena peningkatan tidak terlalu signifkan. Jadi kondisi perusahaan cukup aman.

Ø  PT. Kimia Farma memilik DAR berturut-turut tahun 2018 dan 2019 sebesar 0,63 dan 0,59. Keadaan ini dikatakan aman karena tidak ada perubahan kenaikan atau penurunan yang tajam,namu tidak pula dikatakan baik karena nilai DAR masih berkisar diatas 0,50

 

Dari anlisis diatas maka nilai DAR yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma karena perubahan Rasio DAR walaupu meningkat namun nilai DAR jauh dibawah 0,5 sehingga bisa dikatakan PT.Kalbe Farma memiliki asset yang dibiayai oleh hutang pada posisi yang paling aman dibandin PT.Kimia Farma yang nilai DAR nya diatas 0,5 walaupun menurun tetapi masih diatas 0,5

 

·         Debt to Equity Ratio ( DER )

Semakin besar DER menunjukan bahwa srtuktur modal lebih banyak memanfaatkan hutang dibandingkan modal sendiri. DER merupakan perbandingan antara total hutang (hutang lancer dan hutang jangka panjang) dan modal yang menunjukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya dengan mengunakan modal yang ada. Rasio hutang modal dihitung dengan formula :

 

PT. Kalbe Farma

                                                                                                            = 0,186466165

                                                                                                            = 0,1

                                                            = 0,213037232

                                                            = 0,2               

PT. Kimia Farma

             

                                                            = 1,732365

                                                            = 1,7                           

                                                                                                              =  1,47579

                                                                                                              =  1,4

Semakin  kecil DER maka perusahaan tersebut semakin bagus karena  semakin kecil jumlah modal yang dibiayai dari hutang :

Ø  PT. Kalbe Farma pada pada tahun 2018 nilai DER 0,1 dan tahun 2019 sebesar 0,2. Angka  ini berturut naik dari tahun  2018 kemudian naik 0,1. Hal ini menunjukan bahwa modal yang dibiayai dengan hutang semakin bertambah.

Ø  PT. Kimia Farma pada tahun 2018 nilai DER 1,7 dan tahun 2019  sebesar 0,4. Angka ini berturut turun dari tahun 2018 kemudian turun 0,3. Hal ini menunjukan bahwa modal yang dibiayai degan hutang semakin berkurang.

 

Berdasarkan analisis diatas maka posisi nilai DER yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma karena nilai DER lebih kecil disbanding nilai DER PT.Kimia Farma.

 

 

·         Return Of Assets (ROA)

ROA adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas keseluruhan dalam menghasilkan laba melalui aktiva yang tersedia, untuk menghasilkan laba dalam modal yang diinvestasikannya. Dengan rumus sebgai berikut :

 

 

           

PT. Kalbe Farma

                                                            = 0,137618

                                                            = 0,1376 atau 13,76%

                                                            = 0.125222

                                                            = 0,1252 atau 12,52%

 

                                                PT.Kimia Farma

           

                                = 0,04723

                                = 0,0472  atau 4,72%

 

                                                                        = 0,8658

                                                                        = 0,8658  atau 86,58%

 

ROA adalah rasio membagi antara laba bersih stelaj pajak dengan rata-rata asset pada awal periode dan akhir periode. Rasio ini untuk melihat kemampuan perusahaan untuk mengeloalah setiap nilai asset yang meraka miliki untuk mengahsilakan laba bersih stelah pajak. Standar ROA minimal 20%. Semakin tinggi rasio maka semakin baik kinerja perusahaan.

Berdasarka analisis diatas maka nilai ROA untuk PT.Kalbe Farma dan PT..Kimia Farma untuk mengetahui kinerjanya adalah ;

Ø   PT.Kalbe Farma memiliki ROA sebesar 13,76% pada tahun 2018 dan 12,52% pada tahun 2019. Hal ini mengambarkan keadaan PT.Klabe Farma dalam kodisi yang menurun dengan pengembalian dari asetnya.

Ø  PT.Kimia Farma memiliki ROA 4,72% ditahun 2018 dan 86,58% dtahun 2019 . hal ini menunjukan kodisi PT.Kimia Farma dalam kondisi meningkat darastis ditahun 2019 dengan pengembalian asetnya.

Dilihat dari ROA maka PT.Kimia Farma menempati posis paling unggul disbanding PT.Kalbe Farma.

·         Retur on Equity (ROE)

ROE adalah rasio profitabilitas yang membandingkan antara laba bersih dengan asset bersihnya. Rasio ini mengukur berapa banyak keuntungan yang dihasilkn oleh perusahaan dibandingkan dengan modal yang disetor oleh pemegang saham. Semakin tnggi rasio semakin baik kinerja keuangan, karena kemampuan modal untuk menghasilkan laba semakin besar. ROE dihitung mengunakan rumus sebagai berikut :

 

 

PT.Kalbe Farma

(

                                                = 0,137618

                                                = 0,1376 atau 13,76%

(

                                                = 0,12522

                                                = 0,1252 atau 12.52%

PT.Kimia Farma

(

                                                = 0,12899

                                                = 0,1289 arau 12,89%

(

                                                =  0,002143

                                                = 0,002 atau  0,02%

Berdasarkan perhitungan diatas maka analisis ROE adaah sebagai berikut :

Ø  PT.Kalbe Farma memiliki ROE sebesar 13,76 % pada tahun 2018 dan 12,52% ditahun 2019. REO dari tahun 2018 ke tahun 2019 mengalami penurauan .  hal  ini mengindikasikan bahwa kinerja PT .Kalbe Farma sedang megalami penurunan karena kemampuan  modalnya untuk menghasilkan laba semakin mengalami penurunan, amun tidak telalu signifikan.

 

Ø  PT.Kimia Farma memiliki ROE sebesar 12,89% pada tahun 208 dan 0,02% ditahun 2019.ROE dari tahun 2018 ke 2019 m3ngalami penurunan yang darastis. Hal ini mengindikasikan bahwa PT.Kimia farma sedang mengalami penurunan karena kemampuan modalnya untuk menghasilkan laba mengalami penurunan.

Dari analisis ROE, PT.Kalbe Farma memeliki ROE   yang paling besar dari pada PT.Kimia Farma, meskipun ditahun 2019 mengalami penuruan  namun tidak terlalu signifikan.

 

Jadi kesimpulan dari analisis fundamental  sovabilitas mengunakan lima (5) rasio diatas  maka sebaiknya Tuan Argo menanamkan investasi modalnya disektor farmasi pada PT.Kalbe Farma.                

 

ANALISIS TEKNIKAL

ANALISIS TEKNIKAL PADA PT.KALBE FARMA DAN PT.KIMIA FARMA

Analisis teknikal adalah uapaya untuk memperkirakan  harga saham dengan mengamati perubahan harganya di waktu yang waktu yang lalu, volume perdagangan, dan indeks saham gabungan. Analisis teknikal adalah studi harga dengan mengunakan grafik sebagai alamat utama.

Analisis teknikal saham lebih banyak mengunakan data-data pasar. Oleh karena itu, para analisis teknikal lebih suka memperlihatkan pergerakan harga saham di busa dibandingkan mengamati laporan keuangan.

Untuk memberikan gambaran analisisis teknikal pada PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma saya mengunaka metode Moving Average dalam periode 2018 dan 2019. Rumus yang digunakan untuk analisis teknikal metode Moving average adalah :

 

SMA

PT.Kalbe Farma

SMA

            = Rp 52,95

PT. Kimia Farma

SMA

            = Rp 45,405

Dari analisis teknikal tersebut makan dapat simpulkan bahwa kinerja perusahaan yang paling baik adalah PT.Kalbe Farma dibanding PT.Kimia Farma.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Kimia.

Apa bila harga saham sekarang berada diatas garis moving average berti tren bullish                (cenderung naik). Apabila harga saham dibawa garis moving average maka tren bullish          ( harga cenderung turun).

Pada analisis teknikal motode moving average saya tidak mengunakan grafik harga  dan garis moving average.

 

 

ANALISIS RESIKO

ANALISIS RESIKO PADA PT.KALBE FARMA DAN PT.KIMIA FARMA

Dalam analisis resiko saia mengunakan dua factor yang menentukan kinerja atau kemampuan  pada PT.KALBE FARMA DAN PT.KIMIA FARMA. Fator tersebut diantaranya adalah :

1.      RASIO LIKUIDITAS

Adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban financial jangka pendek yang berupa hutang jangka pendek.

a.       Carrent Ratio ( rasio lancer)

Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiaban jangaka pendek dengan mengunakan aktiva yang lebih likuid.

Nilai proporsi (1) kali dari rasio adalah yang terbaik. Dibawah 1 maka dianggap kuang aman daj jika diatas 3 kali maka itu juga kurang bagus karena mengindikasikan banyak pos-pos asset lancer yang berlebih.

Perhitungan mengunakan rumus sebagai berikut.  

                        Carrent  Ratio

 

PT. Kalbe Farma

(Tahun 2018) Carrent  Ratio

                                                                                    = 4,657702

                                                                                    = 4,6 kali

                        Tahun 2019) Carrent  Ratio

                                                                                    = 4,3546826

                                                                                    = 4,3 kali

            PT.Kimia Farma

(Tahun 2018) Carrent  Ratio

                                                                                    = 1,34391

                                                                                    = 1,3 kali

                        (Tahun 2019) Carrent  Ratio

                                                                                    = 0,99359

                                                                                    = 0,9 kali

Dari hasil perhitungan diatas maka dapat dianalisis tingkat resiko adalah

Ø  PT.Kalbe Farma memiliki nilai carrent ratio 4,6 kali pada tahun 218 dan 4,3 kali pada tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan PT.Klabe Farma dalam melunasi kewajiban jangka pendek cukup baik. Namun terdapat banyak pos-pos asset lancer yang lebih.

Ø  PT.Kimia Farma memiliki nilai carrent ratio 1,3 kali pada tahun 2018 dan 0,9 kali pada tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kemampuan PT.Kimia Farma dalam melunasi kewajiban jangka pendek kurang aman, karena nilai carrent rasio pada tahun 2019 mengalami penurunan dibawah 1 kali.

 

Jadi carrent rasio yang lebih aman adalah PT.Kalbe Farma, disbanding PT.Kimia Farma.

 

b.      Rasio kas

Untuk mengukur tingkat ketersediaan kas dan setara kas dibandingkan utang lancer. Maksudnya bahwa untuk mengetahui sebesar apa jumlah kas yang dimiliki dan mampu membayar emiten jika suatu waktu jatuh tempo utang jangka pendek. Jika nilai rasio kas dibawah dari 1 kali maka bisa saja liquidity perusahaan tersebut. Jika nilai rasio lebih dari 5 kali maka efeknya bisa negative karena investor bisa menilai kalau perusahaan tersebutterlalu banyak menyimpan dana yang rak terpakai.

Rumus perhitungannya:

Rasio Kas

PT. Kalbe Farma

(Tahun 2018) Rasio Kas

                                                = 1,39025

                                                = 1,39 kali

(Tahun 2019) Rasio Kas

                                                = 1,179805

                                                = 1,17 kali

PT.Kimia Farma

(Tahun 2018) Rasio Kas

                                                            = 0,43588

                                                            = 0,43 kali

 

            (Tahun 2019) Rasio Kas

                                                            = 0,184015

                                                            = 0,18 kali

            Dari perhitungan diatas sehingga dapat dianalisis tingkat resiko adalah

Ø  PT.Kalbe Farma meiliki nilai rasio kas sebesar 1,39 kali ditahun 2018 dan 1,17 kali diatahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan perusahaan untuk  melunasi hutang jangka pendek sangat aman. Karena nilai rasio kas berada pada 1 kali.

Ø  PT.Kimia Farma memiliki nilai rasio kas sebesar 0,43kali pada tahun 2018 dan 0,18 kali pada tahun 2019. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang jangka pendek kurang aman. Karena nilai rasi kas kurang dari 1 kali.

 

Dari hasil analisis diatas maka nilai rasio kas yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma. Karena nilai rasio kas proporsionalnya 1 kali disbanding PT.Kimia Farma.

 

 

c.       Rasio Cepat

Rasio ini menunjukan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban atau utang lancer tanpa melibatkan nilai persediaan.

Rumus dalam perhitungannya :

Quick Ratio 

 

PT.Kalbe Farma

(Tahun 2019) Quick Ratio

                                                            = 2,904

                                                            = 2,9 kali

PT. Kimia Farma

(Tahun 2019) Quick Ratio

 

                                                      = 0,6081

                                                      = 0,6 kali

Berdasarkan perhitungan diatas maka nilai quick rasio yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma disbanding PT.Kimia Farma.

Jadi kesimpulannya Rasio Likuiditas yang palinhg aman adalah PT.Kalbe Farma dibandingkan PT.Kimia Farma.

2.      RASIO PROFITABILITAS

Adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam kegiatan operasionalnya merupakan focus utama dalam penilaian prestasi perusaan, karena laba perusaan selain merupakan indicator kemampuan perusahaan memenuhi kewajiaban bagi para penyandang dananya juga merupakan elemen dalam penciptaan nilai perusahaan yang menunjukan prospek perusahaan di masa yang akan dating.

Perhitungan profitabilitas pada kinerja perusahaan di bidang farmasi yaitu PT. Kalbe Farma dan PT. Kimia Farma.

·         Gross margin ratio

Rasio ini menunjukan nilai relative antara nilai laba kotor terhadap penjualan

Rmus : 

PT. Kalbe Farma

                          

=  0,466531171

                                                                                    = 0,4665 atau  46,65%

            PT. Kimia Farma

   (Tahun 2019)

                                                                                      =  0,372668896

                                                                                      = 0,3726 atau  37,26%

Berdasarkan analiss diatas maka perusahaan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba kotor yang lebih tinggi adalah PT. Kalbe Farma sebesar  0,4665 atau 46.65% laba kotor yang dipeoleh perusahaan dari total penjualan. Sedangakan PT.Kimia Farma memiliki tingkat keuntungan dalam laba koto sebesar 0,3726 atau 37,26% laba kotor yang diperoleh perusahaan dari total penjualan.

·         Net Profit Margin Ratio

Rasio ini menunjukan nilai relative antara nilai keuntungan setelah bunga dan pajak dengan total penjualan

Rumus :

            PT. Kalbe Farma

                                                                                  = 0,112237144

                                                                                  = 0,1

            PT. Kimia Farma

                                                                                  =  0,00169

Dari hasil analisa tersebut diketahui bawhwa Net Profit Margin Ratio menunjukan bahwa perusahaan mendapatkan laba bersih yang diperoleh dari seluruh penjualannya. Semakin besar nilai rasionya, maka semakin besar profitabilitasnya yang dimiliki oleh perusahaan. Artinya semakin besar laba bersih yang diperoleh perusahaan.

Berdasarkan analisa diatas maka penjualan yang memiliki tingkat keuntungan dalam laba bersih yang lebih tinggi adalah PT.Kalbe Farma sebesar 0,1 yang diperoleh perusahaan dari seluruh penjualan. Sedangkan PT. Kimia Farma memiliki tingkat keuntungan laba bersih sebesar 0,00169 yang diperoleh perusahaan dari seluruh penjualan.

Jadi kesimpulan dari analisis profitabilitas diatas, kita dapat melihat bahwa kinerja  PT.Kalbe Farma untuntuk menhasilakan laba lebih baik disbanding PT.Kimia Farma.

Maka sebaiknya Tuan Argo berinvestasi pada PT.Kalbe Farma

 

Jadi dapat disimpulkan berdasarkan analisis resiko maka kinerja perusahaan yang paling aman adalah PT.Kalbe Farma dibanding PT.Kimia Farma

 

KESIMPULAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK BERINVESTASI

Jadi berdasarkan analisis Fundamental, Teknikal dan Resiko maka kinerja perusahaan yang paling baik antara PT.Kalbe Farma dan PT.Kimia Farma adalah PT.Kalbe Farma. Sehingga analisis ini untuk membantu Tuan Argo Memilih PT.kalbe Farma untuk berinvestasi. Karena dilihat dari data laporan keuangan kedua perusahaan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kinerja PT.kalbe Farma lebih stabil. Diabandingkan dengan  PT.Kimia Farma.

Catatan:

Jawaban diketik, font: Times New Roman 12, spasi 1,5;  jumlah halaman maksimal 10  halaman. Jawaban harap diunggah di Google Classroom dan Siakad paling lambat hari Minggu, 12 Juli 2020 jam 19.00.  Selamat bekerja.

 

 

====== Salam Sehat =====

Komentar